Ini Penjelasan PLN Jawa Barat Terkait pemadaman bergilir

0
2030

SANDARANEWS.COM : 06/09/2018
JAWA BARAT –
Terjadinya pemadaman Bergilir untuk wilayah Jawa Barat sejak Rabu (05/08) telah mendapat kejelasan secara resmi dari pihak terkait yakni PT. PLN (Persero) Jawa Barat.

Hal ini diugkapkan oleh PLT. Deputy Manajer Komunikasi & Bina Lingkungan
PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat
Iwan Ridwan, dalam Kesempatan press Rillis Dikantor PLN (Persero) Jawa Barat beliau mengatakan bahwa pemadaman terjadi disebab kan oleh beberapa aspek yang memungkinkan bahwa dampaknya dirasakan oleh sebagian besar wilayah terutama Jawa Barat.

Menurutnya, kondisi ini terjadi disebabkan adanya gangguan pada Transmisi SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) Paiton – Grati 1,2 yang mengakibatkan putusnya pasokan pada sistem jaringan listrik Jawa Madura Bali (Jamali) dengan total sebesar 3.964 MVA yang terjadi sejak siang hari ini Rabu (5/9).

Menurutnya, akibat kondisi tersebut untuk wilayah kerja PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat terkena dampak beban padam sebesar 815,52 MW yang meliputi beberapa Area diantaranya, Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, dan Sukabumi.

“Kepada para pelanggan yang terkena dampak pemadaman, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, PLN sedang berusaha untuk menormalkan kembali gangguan yang terjadi pada pembangkit2 diatas dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat”, ungkapnya. Rabu (05/9)

Sementara menurut Maman suparman, pengusaha mebel di daerah karawang mengatakan, “kami memaklumi adanya gangguan tersebut, biasanya pemadaman tidak terlalu lama tapi kemaren pemadaman lumayan cukup lama sehingga menghentikan produksi hingga 4-5 jam, otomatis kita stop produksi, tapi kami berharap kondisi ini cepat pulih”, ungkapnya.

Sandaranews.com
Sandaranews.com

Pihak PLN hingga saat ini terus berkoordinasi dengan beberapa jaringan layanan PLN di seluruh indonesia khususnya di wilayah-wilayah yang terkena dampak untuk memastikan pemulihan berjalan dengan baik hingga tidak perlu ada lagi pemadaman. (Alina_Kantor Berita Jabar sandaranews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here