Nilai Tukar Rupiah “MENYEDIHKAN”.

0
767

SANDARANEWS.COM : 05/09/2018
SANDARAN BISNIS,
 JAKARTA – Nilai tukar rupiah semakin “pedih”, hingga kini masih bertahan pada posisi Rp14.900-an per dolar Amerika Serikat. Penguatan mata uang Paman Sam masih menjadi faktor utama pelemahan rupiah.

Pada perdagangan Rabu (5/9), rupiah sempat tercatat menguat 2 poin atau 0,013% menjadi Ro14.933 per dolar AS dari penutupan perdagangan hari sebelumnya. Secara year-yo-date kurs rupiah tercatat melemah di hadapan dolar AS hingga 9,22%.

Sandaranews.com
Sandaranews.com

“Meskipun dibuka menguat pagi ini, tetapi penguatan yang terjadi hanya sedikit ini masih menggambarkan bahwa rupiah masih berada dalam tekanan, dengan semakin mendekati level psikologis 15.000,” ujar Deddy Yusuf Siregar, analis Asia Trade Point Futures (ATPF) dalam laporan resminya, Rabu (5/9/2018).

Pada sesi perdagangan yang sama, indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan mata greenback di hadapan sekelompok mata uang, tercatat turun tipis 0,06% dari penutupan sesi sebelumnya dan berada di posisi 95,37.

Dolar AS yang masih tergolong sangat kuat dinilai menjadi salah satu faktor utama penekan rupiah. Penguatan dolar AS yang terjadi akibat kekhawatiran pelaku pasar global pada krisis Turki dan Argentina yang dikhawatirkan bisa menyebar ke emerging markets.

“Pasar global khawatir terhadap dampak krisis Turki dan Argentina kepada negara-negara berkembang serta perang dagang yang kembali memanas, menjadi sentimen yang mampu terus mendorong penguatan dolar AS,” tambahnya.

Sementara dari domestik, aksi spekulasi besar-besaran pada Selasa (4/9) membuat kurs rupiah terdepresiasi sangat dalam.

“Namun, pagi ini tampaknya dengan volume perdagangan yang masih tipis dan pengawasan yang ketat dari otoritas moneter dalam negeri, untuk sementara mampu meredam aksi spekulasi terhadap rupiah.”

Adapun, untuk pekan ini akan dirilis data sektor tenaga kerja AS pada Jumat (7/9) akan menjadi perhatian pelaku pasar.

Deddy memproyeksikan rupiah akan bergerak pada posisi Rp14.900 – Rp15.170 per dolar AS dalam sepekan ke depan. Dia menjelaskan bahwa tren perdagangan mata uang saat ini secara keseluruhan banyak yang membeli dolar AS. (Antara – Sofy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here