PILKADA KARAWANG TANPA KAMPANYE..MUNGKINKAH?

0
118

sandaranews.com – Karawang – Perhelatan pesta demokrasi Kabupaten Karawang dibayang bayangi meningkatnya penyebaran Covid-19, ditambah lagi dengan munculnya klaster industri.

Baru-baru ini tersiar berita salah satu perusahaan elektronik terbesar di jawa barat tepatnya di kabupaten Bekasi terdampak Covid-19, sebanyak 536 karyawan, sehingga perusahaan memberhentikan operasioanal produksinya hingga 3 Oktober 2020 mendatang.

Hal ini tidak menutup kemungkinan meluas masuk ke wilayah Karawang yang tidak sedikit karyawan karyawan di perusahaan tersebut berdomisili di Karawang.

“Sesuai dengan peta zona risiko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jabar, Kabupaten Karawang memiliki skor 1,62, yang berarti berada pada level risiko tinggi,” kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana, di Karawang, Senin (21/9).

Kampanye paslon tentu menjadi fokus untuk segera di antisipasi penyelenggaraannya oleh para pemangku kebijakan di tingkat daerah dan tingkat pusat.

Presiden beberapa waktu lalu menegaskan bahwa tidak ada pemunduran jadwal pelaksanaan pilkada serentak 2020, sehingga dipastikan pilkada serentak tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

“kampanye paslon sebaiknya di tiadakan, para akademisi, ahli hukum dan tokoh tokoh di Karawang hrs sudah mulai merumuskan pola kampanye yang tidak membahayakan bagi masyarakat pada umumnya, karena kampanye masih salah satu cara paling efektif menjaring calon pemilih”, menurutĀ  Andhika Kharisma, SH, salah satu Advokat muda di Karawang. (SN1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here