Program Bantuan Rulahu BSPS disambut baik ditengah masyarakat Karawang

0
144

SANDARANEWS.COM Sabtu (24/07/2020)

JAWA BARAT- Pemerintah pusat dan daerah kini gencar melakukan pembangunan rumah layak huni. Berdasarkan data sebelumnya pada tahun 2019 lalu kementerian pekerjaan umum dan Perumahan rakyat menargetkan lebih dari 206.456 unit (data_PU) terealisasi pembangunan rumah layak huni melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS),dan di tahun 2020 direncanakan naik target hingga 210.000 unit tersebar di setiap kabupaten/kota yang ditunjuk mendapatkan program BSPS.

Dari jumlah tersebut kabupaten Karawang menjadi salah satu kabupaten/kota di jawa barat yang juga mendapatkan kuota bantuan BSPS usulan aspirasi DPRRI.

“Tahun ini Kabupaten Karawang kembali akan meningkatkan bantuan rumah layak huni, kami beserta jajaran dinas terkait yakni dinas PRKP kabupaten Karawang akan bahu membahu membantu masyarakat dari sisi pembangunan rumah layak huni.
Kami sudah melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat agar realisasi bantuan rumah Swadaya dapat terealisasi di kabupaten Karawang secepatnya,” Tutur Bupati Karawang Cellica Nurachadiana, saat ditemui di sela-sela kegiatan gugus tugas percepatan penanganan covid 19 di Kabupaten Karawang.

Progres pembangunan Rumah BSPS 2020_foto : Fatmawati_

Sementara menurut Nasrudin, tim pengawasan & penilaian struktur program BSPS kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat mengatakan, tahun ini program BSPS terealisasi sebanyak 25 unit perdesa/kelurahan yang tersebar di Kabupaten Karawang.

Ia mengatakan, pihaknya terus berusaha meyakinkan masyarakat kabupaten Karawang bahwa program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) adalah bantuan pemerintah pusat melalui pemerintah kabupaten Karawang yang melibatkan swadaya masyarakat berupa uang, tapi walau demikian antusiasme warga masyarakat calon penerima bantuan, bersedia mengeluarkan swadaya berbentuk uang dalam proses pembangunan rumahnya, karena berdasarkan permen 07 tahun 2018,tentang bantuan stimulan perumahan swadaya, bahwa jumlah bantuan BSPS hanya sebesar Rp.17.500.000,- dimana Rp. 15.000.000,- untuk bahan bangunan, dan Rp.2,500.000,- untuk upah tukang.

Nasrudin menambahkan,”Dana bantuan tersebut tentu tidak akan cukup jika dibangunkan 1 unit rumah apalagi dengan tekhnis pembangunan baru atau bongkar total, tentu sangat jauh dari cukup, oleh karenanya kami terus lakukan edukasi ke masyarakat bahwa bantuan program BSPS ini adalah bantuan stimulan dimana masyarakat yang akan menerima bantuan harus mau menambahkan swadaya ketika dinyatakan siap menerima bantuan ini, tentunya melalui perivikasi tim ferivikator kementerian terlebih dahulu, karena akan diukur dan diidentifikasi dulu kemampuan swadayanya serta disesuaikan dengan prosentase pendapatan yang dimiliki calon penerima bantuan (PB) itu sendiri, sehingga pada saatnya nanti proses pembangunan tidak terkendala oleh swadayanya, mengenai dana swadaya itu akan di kelola oleh penerima bantuan sendiri demikianpun hal nya Dengan dana bantuan BSPS, itupun akan di kelola oleh penerima bantuan sendiri dari mulai penyusunan RAB rumahnya, pencarian tukang, hingga penentuan ukuran luas rumah itupun di tentukan penerima bantuan sendiri, karena dana bantuannya akan di transfer ke rekening masyarakat secara langsung”.tegasnya.

Udin dengan rumah barunya dari program BSPS

Sementara masyarakat penerima bantuan yang lolos perivikasi, Udin (54) masyarakat desa pisang sambo, dirinya mengaku merasa terharu dan bahagia setelah mendapatkan bantuan BSPS karena selama 18 tahun ia tak kunjung bisa memperbaiki rumahnya yang sudah rapuh karena dindingnya terbuat dari bilik bambu yang dianyam.

“Saya merasa terharu dan senang menjadi penerima bantuan program BSPS, walau harus mengeluarkan biaya swadaya sendiri tapi saya dan istri puas jadi punya rumah yang lebih layak dan kami sampaikan terimakasih kepada aspirator, pemerintah Karawang dan BSPS,” ungkapnya saat ditemui dirumah barunya.

Apresiasi pun muncul dari Enda (28), sebagai pengusung dirinya menyambut baik adanya program BSPS dari pusat yang diberikan kepada pemerintah kabupaten Karawang tahun ini sehingga usulannya dapat segera terealisasi, Enda sendiri mengajukan usulan masyarakat penerima bantuan di desa pisang sambo dan sekitarnya melalui aspirasi anggota DPRRI Saan Mustofa dan usulan pemerintah daerah melalui Bupati. (Fitri_cr3_2020)

Sandaranews.com
Sandaranews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here