Memaksimalkan Zakat Untuk Program Pengentasan Kemiskinan

0
168

SANDARANEWS : Kamis (24/10/2019)
KARAWANG – Dalam Raperda Pengelolaan Zakat yang digarap Pansus DPRD Karawang, akan memasukam fungsi zakat yang bisa digunakan untuk program pengentasan kemiskinan. Hal itu diungkapkan Anggota Pansus Pengelolaan Zakat, Taman SE., saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/10/2019).

“Zakat yang dikumpulkan di Baznas ini boleh digunakan untuk bantu permodalan usaha masyarakat kurang mampu, kebutuhan alat kesehatan, rumah tidak layak huni (rutilahu) bahkan untuk beasiswa pendidikan. Yang terpenting sifatnya membantu orang yang masuk kategori mustahik,” tutur Taman.

Raperda Pengelolaan Zakat sendiri merupakan usulan dari eksekutif yang tujuannya untuk menggarap potensi zakat di Karawang yang sangat tinggi. Dimana saat ini di Karawang hanya bisa tergarap sebesar Rp2,2 Miliar per tahunnya.

“Jika dibandingkan dengan daerah lain seperti Kabupaten Bekasi mencapai Rp.12 miliar. Padahal potensi zakat di Karawang dari ASN 13 ribu orang dan Karyawan swasta 40 ribu orang, jika estimasi kasar dari potensi ini saja jika rata-rata berpendaoatan Rp 5 juta per bulan, bisa mencapai Rp79 Miliar per tahun,” kata Wakil Ketua Pansus Pengelolaan Zakat, Taufik Ismail.

Diungkapkan politisi yang akrab disapa Kang Pipik ini, Perda tersebut mengajak umat muslim di Karawang membersihkan harta. “Karena dengan mengeluarkan zakat dari harta kita, sama saja kita telah membersihkan harta untuk tabungan di akhirat,” ungkap dia.

Masih dikatakan Pipik, pihaknya sangat menekankan agar dalam pengelolaan zakat di Baznas tidak berkaitan dengan unsur politis. “Kalau kedapatan ketika pelaksanaan ada unsur politis, saya yang akan melakukan protes keras,” tandasnya.(Sandaranews_zck)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here