Bertumbuhnya Pekerja Jarak Jauh Generasi Milenial

0
619
Gambar : Ilustrasi (Suryo ev bisnis)

SANDARANEWS_BISNIS : Minggu (16/06/209)
“BERTUMBUHNYA PEKERJA JARAK JAUH GENERASI MILENIAL”

Oleh : Samahitawirotama

SANDARANEWS_BISNIS-Pekerja jarak jauh adalah para pekerja dalam sebuah organisasi yang melakukan pekerjaannya tanpa harus berada di kantor seperti pekerja pada umumnya. Contohnya, para pekerja jarak jauh mungkin hanya datang ke kantor 1-2 kali per minggu untuk melakukan meeting. Sisanya, mereka dapat bekerja dari rumah atau dari mana pun, asalkan ada koneksi internet.

Tanpa disadari, beberapa organisasi dengan style yang lebih luwes dan terbuka sudah menerapkan sistem kerja jarak jauh ini dalam beberapa tahun terakhir.

Di era sekarang, para pekerja muda kebanyakan berasal dari generasi milenial. Generasi milenial adalah mereka yang sekarang (tahun 2019) berumur kurang lebih 20-30 tahun. Tentunya generasi ini memiliki kebiasaan hidup dan cara kerja yang berbeda jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Generasi milenial sangat dikendalikan oleh perkembangan teknologi, menyukai kebebasan, dan mengandalkan segala bentuk kreasi yang dapat memudahkan hidup mereka.

Hal ini menyebabkan mereka menjadi generasi yang lebih “manja” dari generasi sebelumnya yang cenderung bekerja keras. Namun, bukan berarti generasi milenial memiliki kemampuan kerja yang lebih rendah dari sebelumnya. Sebaliknya, justru dengan adanya teknologi dan kebiasaan mereka yang menyukai kemudahan, generasi ini benar-benar memiliki kreativitas yang tinggi dalam menciptakan sesuatu yang baru.

Generasi ini mungkin tidak tekun dalam memasukkan data satu per satu, namun mereka memikirkan bagaimana data-data tersebut dapat secara otomatis masuk ke dalam komputer tanpa perlu dimasukkan secara manual.

Dengan cara kerja yang kreatif namun menyukai kebebasan ini, generasi milenial cenderung cepat bosan dan jenuh ketika bekerja penuh waktu di dalam sebuah kantor. Ketika hal ini terjadi, maka secara otomatis kinerja mereka akan menurun. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa banyak organisasi besar mulai menerapkan sistem kerja jarak jauh.

Gambar : Ilustrasi (ev bisnis)

Survei menunjukkan bahwa dengan adanya sistem kerja jarak jauh, para pekerja ini justru memiliki tingkat efisiensi dan efektivitas kerja yang tinggi. Dalam beberapa kasus, organisasi bahkan melakukan meeting dengan cara mengadakan video conference yang dianggap sangat efisien karena para pekerja tidak perlu membuang waktu untuk berkendara ke kantor dan pulang setiap hari.

Organisasi perlu menyadari bahwa ada banyak dampak positif dari sistem kerja jarak jauh, yaitu:

1.Meningkatkan kinerja para pekerja
Pada penerapan dan situasi yang tepat, sistem kerja jarak jauh terkadang bisa meningkatkan efektivitas para pekerja.

2.Level stres yang lebih rendah
82% para pekerja jarak jauh juga mengakui bahwa tingkat stres mereka lebih rendah dibandingkan ketika bekerja penuh waktu di kantor.

3.Menghemat biaya sewa dan membeli space kantor
American Express juga menghemat USD 10-15 juta per tahun karena biaya sewa dan membeli space kantor yang berkurang drastis dengan sistem kerja jarak jauh.

4.Memudahkan organisasi dalam mencari pekerja muda.
68% generasi milenial dalam sebuah survei menyatakan bahwa organisasi dengan pilihan sistem kerja jarak jauh meningkatkan ketertarikan mereka secara langsung untuk bekerja di organisasi tersebut.

5. Pertumbuhan organisasi yang lebih baik.
Penghematan pengeluaran, kemudahan dalam mencari pekerja dan kondisi pekerja yang lebih bahagia dalam bekerja tentunya berpengaruh positif terhadap pertumbuhan organisasi secara keseluruhan.

Jika sebuah organisasi ingin menerapkan sistem kerja jarak jauh, tentunya organisasi tersebut harus memperhatikan keseimbangan antara jam kerja di dalam dan di luar kantor. Untuk mempertimbangkan hal ini, organisasi harus memahami karakter para pekerja yang bekerja dalam industri di mana organisasi beroperasi. Contohnya, industri yang berkaitan dengan bidang kreativitas pastinya memerlukan kebebasan lebih dan sistem kerja yang fleksibel untuk menghasilkan karya-karya yang baik.

Namun sebaliknya, jika departemen tertentu di dalam sebuah organisasi memiliki jenis pekerjaan yang menuntut kedisiplinan yang tinggi, ada baiknya jika organisasi mengurangi sistem kerja jarak jauh di departemen tersebut.
Saepudin (Sandaranews_Bisnis-Dikutip dari Samahitawirotama)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here