KPI dan Strategi untuk Meningkatkan Pemasaran

0
702

KPI dan Strategi untuk Meningkatkan Pemasaran

Oleh : Samahitawirotama (Praktisi Human Resource Depevelopment)

KPI pemasaran adalah alat ukur pemasaran numerik yang dilacak oleh perusahaan untuk mengukur kemajuan mereka dalam memenuhi target di departemen pemasaran. Perusahaan dapat membuat penyesuaian untuk bermacam strategi dan anggaran dengan cara menggunakan KPI pemasaran yang tepat. Tanpa KPI yang tepat, perusahaan bisa saja membuat laporan dan keputusan berdasarkan informasi yang salah.

Berikut daftar KPI untuk memastikan strategi pemasaran yang tepat bagi perusahaan anda:

Trafik.
Banyaknya orang yang melihat situs atau mengunjungi toko anda adalah trafik yang dapat diukur. KPI anda bisa seperti:
# Pengunjung situs dalam sehari, atau
# Pengunjung toko dalam sehari.
Rasio Trafik menjadi Prospek. Dengan mengukur trafik, banyaknya pengunjung yang kemudian menjadi prospek bisa anda ketahui. Jika trafik anda naik atau tetap, tetapi rasio pengunjung yang menjadi prospek anda menurun, pasti ada hal yang kurang di situs atau toko anda.

Biaya per prospek.
Setelah anda mendapat rasio trafik yang menjadi prospek, anda bisa mengukur biaya yang anda butuhkan untuk tiap prospek.

Ingatan masyarakat terhadap merek. Anda bisa mengukur seberapa ingat dan kenal masyarakat pada merk anda. Dari sini dapat dilihat seberapa efektif strategi pemasaran anda dalam membuat masyarakat ingat dan mengenali merek anda.
Sebutan di media sosial. Banyak sebutan atau mention di media sosial bisa menjadi salah satu KPI dalam pemasaran anda. Membaginya ke dalam jumlah prospek dan pelanggan yang didapat dari setiap media sosial, serta persentase trafik yang berhubungan dengan setiap media sosial akan memudahkan anda dalam menentukan fokus strategi pemasaran anda.

Net Promoter Score (NPS). NPS mengukur berapa kemungkinan pelanggan anda menyarankan produk anda kepada teman atau koleganya. NPS sebaiknya dilihat dari jangka waktu 30 hari terakhir untuk membuat KPI tetap relevan.

Lama waktu mengunjungi situs.
Jika pengunjung hanya mengunjungi situs anda selama beberapa detik menunjukkan bahwa mereka tidak berkonversi menjadi prospek. Pastikan situs anda berisikan tautan yang bermanfaat untuk menarik perhatian pelanggan.

Rasio pengguna baru dan pengguna lama. Mengukur rasio ini adalah kunci untuk mengatur laju konversi pada situs yang baik.

Laju produk terjual.
Keefektifan produk terjual bisa dipengaruhi dari kualitas prospek, kemenarikan produk, harga yang kompetitif, dan reputasi bisnis anda. Hal ini bisa dipengaruhi dari kemampuan anda membuat prospek yang berkualitas menjadi pelanggan. Meskipun ini dianggap KPI dari penjualan, pemasaran memiliki peran yang penting dalam hal ini.

Pelanggan tetap.
Jumlah pelanggan tetap yang tinggi menunjukkan bahwa produk anda memberikan nilai yang berharga bagi pelanggan yang tidak didapatkan dari produk lain dan mereka puas dengan penawaran anda.
Return of Investment (ROI) Pemasaran. Saat ROI diaplikasikan pada pemasaran, anda harus menganggapnya sebagai pengeluaran dan bukan sebagai investasi.

Nilai pelanggan tetap dan nilai merk mungkin tidak memiliki dampak yang terukur, tetapi mereka adalah hal yang harus anda hitung saat mengevaluasi ROI.(Yanti_Cr4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here