BPPH Pemuda Pancasila Karawang Ingatkan Bawaslu Soal Kinerja

0
1367

SANDARANEWS.COM : Senin (19/11/2018)
KARAWANG-Setelah sebelumnya Bawaslu getol melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) kini Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Karawang, gencar melakukan sosialisasi terkait peraturan bawaslu tentang pengawasan tahapan pileg dan pilpres di kabupaten karawang 2018.

Menurut Ronaldo Sinaga, personalia BPPH Pemuda Pancasila MPC Karawang mengatakan, “Kita sebagai perwakilan masyarakat karawang sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh bawaslu ini, karena telah memberikan pemaparan tentang pendidikan politik, peran bawaslu dan prosedur penyelesaian sengketa, Selain fokus terhadap sosialisasi peraturan bawaslu tentang prosedur pileg dan pilpres, Menjelang tahun politik 2019 nanti.

BPPH Pemuda Pancasila mengingatkan, bawaslu sebagai badan independen harus dengan cermat, teliti dan tegas dalam menindak berbagai pelanggaran-pelanggaran yang di lakukan oleh oknum caleg maupun tim pemenangan nya, karena dikhawatirkan akan menimbulkan berbagai masalah antara lain dengan maraknya politik uang, politik identitas dan cara cara pemenangan yang tidak sah lainnya”, Ujar Rinaldo Sinaga.(19/11)

Ronaldo Sinaga, BPPH Pemuda Pancasila Karawang

Sementara Menurut Anggota Bawaslu Kabupaten Karawang, Roni Rubiat Machri dalam kesempatan acara (19/11) dihotel Mercure mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian terpenting dari tugas Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu, sehingga sangat perlu kiranya masyarakat memahami bahwa pentingnya aturan dan peraturan terkait pengawasan pemilu sebagai upaya preventif menuju pemilu yang damai, ungkapnya.

Sementara menurut Charles Silalahi, Anggota Bawaslu Karawang, dalam kesempatan yang lain ditempat yang sama mengatakan, “sebagai badan independen dalam melakukan pengawasan tahapan pemilu bertanggung jawab meminimalisir kecurangan dan konflik hasil pemilu. Kami juga sangat membutuhkan peran aktif dari masyarakat dalam melakukan pengawasan dalam bentuk control sosial, masyarakat dapat melaporkan alat peraga kampanye (APK) yang sembarangan, terutama yang di tempel di pohon dan fasum karena belum waktunya untuk melakukan kampanye dan harus menunggu instruksi dari KPU, kami akan menindak bagi para oknum yang nakal dan kami juga menghargai serta melindungi pelapor terkait pelanggaran ini” ujar Carles silalahi yang merupakan anggota bawaslu karawang.(19/11)

Sosialisasi dihadiri oleh para pengurus partai, perwakilan Caleg dan organisasi keagamaan dan mahasiswa yang ada di karawang.

Tujuan bawaslu melakukan sosialisasi ini adalah untuk menanamkan pemahaman tentang pendidikan politik serta pengawasan pemilu dan prosedur penyelesaian sengketa di bawaslu, sehingga kedepannya para calon legislatif dan tim sukses dapat bekerja sama untuk meminimalisir sengketa dan mewujudkan suksesnya pileg dan pilpres di kabupaten karawang.(Cr3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here