Cellica : Akan ada Aturan, Pengangguran dari Luar Daerah Tidak Bisa Tinggal DiKarawang

0
2781

SANDARANEWS.COM:Jumat, 07/09/2018
KARAWANG
– Hingga kini belum ada formulasi tepat mengenai penegakan Peraturan Daerah (Perda No 1 tahun 2011) tentang prioritas warga Karawang untuk penempatan kerja (60:40) terus mendapatkan perhatian dari pemerintah Kabupaten Karawang.

Baru-baru ini Bupati Karawang dr.Cellica Nurachadiana, yang sering di sebut “Teh Celli” kembali angkat bicara soal perhatianya terhadap kondisi ini, pihaknya meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang untuk lebih jauh menganalisa problem yang paling krusial apa yang menyebabkan kondisi ini terus berlanjut, karena sebagaimana diketahui bahwa hingga saat ini prosentase penerimaan tenaga kerja masih didominasi oleh para pendatang dari luar Karawang.

Kendati demikian pihaknya akan terus melakukan evaluasi dimana letak celah kelmahanya. Sebagaimana diketahui arus Migrasi permanen dan migrasi sirkuler ke Kabupaten Karawang terus mengalami kenaikan setiap tahunnya, dari catatan sebelumnya tahun 2016-2017 lalu arus migrasi ke Karawang mencapai 34.201 Jiwa itu terlihat dari daftar pengajuan pembuat KTP dari luar Kabupaten Karawang, sedangkan lebih dari 12.000 jiwa lainya tercatat sebagai pembuat surat keterangan domisili tinggal di masing-masing Kecamatan.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang H. A. Suroto, pihaknya memiliki data penerimaan tenaga kerja disemua perusahaan pada 2017, sebanyak 21.011 orang dilihat dari data pemegang KTP Karawang “Yang tercatat segitu dilihat dari pemegang KTP Karawang, Tapi belum bisa dipastikan mereka pendatang atau warga asli Karawang ,” ungkapnya.

Sementara Bupati Kabupaten Karawang sedang mempersiapkan Peraturan Bupati
Agar persoalan ini mendapat payung hukum yang jelas lagi. Menurutnya Pemkab Karawang akan bisa memprotek para pengangguran yang datang dari luar daerah dan mereka tidak bisa dengan mudah menjadi warga Karawang hanya sekedar mencari pekerjaan, Rabu (06/09).

“Aturan tersebut nantinya akan mengatur setiap pendatang yang memohon KTP Karawang harus melampirkan surat keterangan penempatan kerja. Kalau tidak melampirkan, yang bersangkutan tidak akan mendapat KTP,” kata Cellica, Kamis (6/9/18).

Menurutnya, Ini akan menjadi peluang bagus bagi warga asli Karawang untuk bisa mendapatkan kesempatan lebih besar mendapat peluang kerja di daerah sendiri sebab Disnakertrans Kabupaten Karawang sudah mewanti-wanti bagi calon tenaga kerja wajib memiliki KTP Karawang. (Taufik H)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here